HOME
Rabu, 12 Desember 2018
Follow:
Selasa, 25/09/2018 - 19:53 WIB
Pasca Sarja UIR Gelar Pertandingan Sepakbola
Senin, 17/09/2018 - 09:53 WIB
Oknum Polisi Bagan Sinembah Bersetubuh
Senin, 17/09/2018 - 09:34 WIB
Pria Berusia 55 Meninggal Usai Main Badminton
 
 

Manuver Politik Negeri Lancang Kuning
Selasa, 28/05/2013 - 05:56:54 WIB
<b>RIAUKITACOM</b>- Persaingan politik di Negeri Lancang Kuning kian memanas. Tak pelak beberapa kandidat untuk bakal calon Guber Riau (Balon Gubri) untuk periode 2013-2018 sudah mendaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau. Bahkan masih ada pula beberapa kandidat yang belum mendaftarkan dirinya ke KPU Riau.

Jauh - jauh hari sebelumnya, para Balon Gubri telah mensosialisasikan dirinya melalui beberapa media. Baliho ataupun poster, Spanduk dan sebagainya juga turut mewarnai pesta demokrasi di Riau. Ini dikarenakan agar dirinya lebih populer dan dikenal oleh masyarakat. Jika kita melihat spanduk, poster dan sebagainya yang terpasang di pohon - pohon tak berdosa atau di tiang listrik, para Balon Gubri berlomba - lomba memajang wajah mereka agar lebih mentereng.

Bahkan yang uniknya kalau diperhatikan logo atau nama kandidat tersebut berupa logo sebuah merek rokok. Dari logo rokok yang murah hingga rokok yang paling mahal. Kalau seandainya team kreatifitas para balon Gubri mengetahui logo cerutu, mungkin bisa aja dipakai. Jika dipakai logo cerutu tersebut, bisa saja masyarakat gak tahu dengan logo cerutu tersebut. Jika ditaksir perbatangnya bisa mencapai jutaan rupiah. Dari beberapa logo yang terpasang di kandidat balon gubri, masyarakat menilai, "ini mau jualan rokok atau jualan orang".

Bahkan ada juga kandidat lain yang mengekpresikan dirinya sebagai Presiden Obama. Ntah itu gaya dia berekpresi yang selalu liat keatas, tidak mau liat kebawah atau hanya gaya berpoto dia seperti itu. Dari kesimpulan semua tersebut, team kreatifitas para balon gubri cukup diancungkan jempol.  

Terlepas dari itu semua, para balon gubri sering melakukan manuver-manuver yang tidak bisa ditebak oleh masyarakat. Bahkan Pengamat politik pun menjadi bingung dengan ulah manuver para balon Gubri. Tak terkecuali kuli Tinta pun tertipu juga. Hari ini "A" besok "B", bahkan bisa - bisa "C". Pokoknya kalau bisa sampai "Z" kenapa tidak.

Dari semua sosialisasi yang telah dilakukan kandidat Balon Gubri, jika tidak ada lobi - lobi dengan partai politik, bisa - bisa kapal yang siap di nahkodai Karam diterjang ombak dan batu karang.

Salah satu contoh kandidat balon Gubri yang saat ini menduduki posisi sebagai Ketua DPD sebuah partai pun harus bersaing dengan ketua DPC. Mereka saling berlomba-lomba melobi pusat untuk menunjukkan dirinya pantas sebagai orang nomor satu di Negeri Lancang Kuning tersebut. Yang satu merasa dirinya sebagai Ketua DPD lebih afdol dan loyal terhadap partainya, dan pesaingnya merasa dirinya lebih populer dan loyal juga terhadap partainya dibandingkan lawannya.

Semua sah-sah aja. Dan tergantung keahlian dan kelihaian para kandidat untuk menyunsung dirinya sebagai nomor satu. "Kalau orang awam mengatakan Lobi tingkat tinggi". Pada akhirnya Ketua DPC lah sebagai pemenang untuk merebutkan kursi BM 1 tersebut. Sedangkan nasib Ketua hanya dirnya yang tahu.

Tak hanya itu, Sebelumnya ada kandidat Balon Gubri, di detik-detik mau menuju Pilgubri, dirinya di kudeta oleh beberapa segelintir pesaingnya. ini dikarenakan karena sang Ketua sudah tidak loyal terhadap partainya. Kudeta tersebut berhasil, dan membawa sang pemimpin baru menduduki posisi tertinggi di Riau serta telah mendaftar ke KPU Riau untuk maju menjadi orang nomor satu di negeri atas bawah - minyak tersebut.

Disisi lain, ada juga kandidat balon gubri yang menggadang - gadangkan dirinya telah di dukung penuh oleh partai besar. Namun pada akhirnya tidak juga di pilih. Bahkan bupati negeri tetangga juga maju sebagai balon Gubri. Namun pada akhirnya kandas juo, alias karam.

Dan yang paling seru adalah kandidat Balon Gubri yang di kudeta jabatannya. Setelah lobi-lobi panjang dan mendebarkan, akhirnya detik-detik darah penghabisan mendaftar juga ke KPU Riau. Sebelumnya Kandidat tersebut di isukan akan digandengkan dengan seorang pengusaha sawit, namun karena presentasi yang memukau dan memikat oleh kandidat, pilihan pasangannya jatuh kepada partai berlambang ka'bah. Semua dilakukan pada last minute.

Manuver politik setiap detik bisa berubah, tak bisa diprediksi bagi masyarakat awam. Hanya Tuhan dan dirinya yang tahu kedepan seperti apa politik tersebut. Semua telah dilakukan oleh kandidat, dari semua aspek dan lini. Baik itu berupa materi, uang, pikiran, tenaga dan kerjasama tim.

Semua ini untuk?? ntah itu untuk memajukan negeri ini, atau populeritas, yang penting semua yang mereka capai nantinya akan menuai. Apakah itu berhasil atau tidak? Wallahuwalam. (Eka Saputra Tokoh Pemuda Peduli Riau). Tulisan ini tidak mewakili kebijakan redaksi.





















(0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

+ Index OPINI
  Rabu, 02/10/2013-10:55:58
Mengenal Batik sebagai Kebanggaan Nusantara
  Minggu, 28/07/2013-14:28:06
Gus Dur, Islam Radikal, dan Yahudi
  Jumat, 12/07/2013-15:16:52
Jupernalis UKW dan Hari Tua Jurnalis
  Selasa, 04/06/2013-09:20:55
Pemuda Riau Harus kembali Amalkan Pancasila
  Selasa, 28/05/2013-05:56:54
Manuver Politik Negeri Lancang Kuning
  Jumat, 17/08/2012-15:15:50
Perempuan Wajib Berperan Wujudkan Kemerdekaan Setara
  Rabu, 08/08/2012-01:17:26
Operasi Pasar banyak Mudaratnya
  Minggu, 24/06/2012-23:03:35
Belum Ada Kandidat Gubri Pro Rakyat
  Rabu, 13/06/2012-19:26:09
PON dan Burung Pipit
  Kamis, 31/05/2012-07:27:48
Pola Perlawanan Rakyat Lemah
  Kamis, 17/05/2012-06:38:08
Jangan Mau Diperalat Bank
  Jumat, 04/05/2012-20:45:25
LASKAR SUCI
  Sabtu, 21/04/2012-12:31:37
Kartini Pahlawan Ciptaan Lelaki
 
.:: Home | Politik | Peristiwa | Ekbis | Lingkungan | Sport | Hukum | Kesehatan | Iptek | Foto | Galeri | Index ::.
Copyright 2011-2018 RiauKita.com, All Rights Reserved | Redaksi | Info Iklan | Disclaimer Reserved Powered By RiauKita.com