HOME
Jum'at, 24 November 2017
Follow:
 
 
Mahasiswa Unilak Berikan Penyuluhan Hukum di SMP Negeri Sorek Dua

Reporter : Bangun Sitepu
Rabu, 25/10/2017 - 14:10:21 WIB
Riaukitacom-Pelalawan, Mahasiswa Universitas Lancang Kuning (Unilak) dalam kegiatan Karya Bakti Mahasiswa (KBM) memberikan penyuluhan hukum. Kali ini para perserta KBM Kelompok XI berada di SMP Negeri Sorek w, Kab Pelalawan

Pelaksanaan KBM Kelompo‎k XI ini dilaksanakan 24 mahasiswa. Pada Rabu (25/10/2017), para calon sarjana hukum ini, diberikan kesempatan untuk memberikan edukasi kepada siswa-siswi SMP Negeri Sorek Dua.

Di KBM ini diawali perkenalan kelompok XI dengan Kepsek‎ SMP Sorek Dua beserta para majelis guru. Di sekolah ini ada sekitar 340 murid yang diberikan tentang penyuluhan hukum.

Agenda penyeluhan pertamanya seluruh siswa sebelum jam pelajaran dikumpulkan di lapangan sekolah. Mereka mendapat motifasi atau wejangan dari perserta KBM tentang hukum.

Selanjutnya para siswa kembali masuk ke dalam kelas. Pihak sekolah kembali memberikan kesempatan para perserta KBM untuk memberikan penyuluhan hukum.

Masing-masing kelas  di isi dua atau tiga mahasiswa di dalam kelas untuk mengedukasi para siswa. Umumnya, dalam penyuluhan hukum ini para perserta KBM memberikan pengetahuan hukum soal UU No 11 Tahun 2008 tentang Infomasi Transaksi Elektronik (ITE). Penyampaian akan penggunaan media sosial (Medsos) ini perlu disampaikan agar para siswa tidak tersandung kasus hukum.

"Kita sekarang ini tidak terlepas dari dunia medsos baik menggunakan facebook, twitter dan sejumlah medsos lainnya. Namun perlu diingat, lewat UU ITE pemerintah sudah memberikan sanksi ancaman hukuman bagi yang melabraknya," kata Winarto salah seorang peserta KBM Kelompok XI Unilak di hadapan para siswa.

Penyuluahn hukum lainnya, juga diingatkan agar para pelajar sebagai generasi masa depan untuk tidak mencoba-coba mengkomsusi narkoba. Sanksi tegas sesuai UU Narkoba siap menjerat siapapun yang terlibat dalam pengguna atau bandar narkoba.

"Data dari Polda Riau selama tahun 2017  kasus narkoba baik pengguna dan pengedar ada 46 orang yang statusnya pelajar dan mahasiswa. Itu terdiri 21 pelajar dan 25 orang status mahasiswa," kata Niby Septyo  salah seorang peserta KBM lainnya.

"Karena itu kita harapkan jangan ada adik-adik kami yang coba-coba untuk mengkonsumsi narkoba. Karena sanksinya cukup tegas dalam kasus narkoba ini," kata Niby.

‎Sebagian perserta KBM lainnya, juga diminta untuk memberikan edukasi ke SD Sorek Dua dan ada juga yang berada di Kantor Kepala Desa. Para perserta KBM ini melakukan pengabdian ke masyarakat terhitung sejak 23 hingga 29 Oktober 2017.

Laporan: Andre


 
.:: Home | Politik | Peristiwa | Ekbis | Lingkungan | Sport | Hukum | Kesehatan | Iptek | Foto | Galeri | Index ::.
Copyright 2011-2014 RiauKita.com, All Rights Reserved | Redaksi | Info Iklan | Disclaimer Reserved Powered By www.pajriexhost.com